Haji khusus Alhijaz resmi depag
Haji : Puncak Ibadah Islam

Haji adalah datang ke Baitullah dan tempat-tempat tertentu untuk melaksanakan seranggkaian ibadah pada waktu-waktu yang telah ditentukan, dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan.

Maksud tempat-tempat tertentu adalah Ka’bah, Mas’a (tempat sa’i), Arafah Muzdalifah dan Mina. Sedangkan waktu Haji yang telah ditentukan yaitu mulai dari bulan Syawal sampai sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah (disebut jugga bulan-bulan haji). Adapun yang dimaksud dengan syarat-syarat tertentu adalah ketentuan-ketentuan yang menjadi dasar diwajibkannya haji bagi seseorang.

Hukum Haji

Hukum ibadah Haji adalah wajib bagi setiap muslim dan muslimah yang mampu. Hal ini Allah sampaikan melalui firman-Nya dalam Al-quran surat Ali Imran ayat 97 sebagai berikut:

Dan diantara kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan kesana. (QS. 3:97)

Maksud dari orang-orang yang mampu pada ayat tersebut adalah mereka yang sanggup mendapaatkan perbekalan dan alat transportasi, sehat jasmani, perjalanan yang aman menuju Baitullah, serta keluarga yang ditinggalkan terjamin kehidupannya.

Sedangkan Rasulullah SAW menyampaikan kewajiban ini melalui sabdanya:

Islam didirikan atas lima perkara, yaitu (1) bersaksai tiada tuhan yang selain Allah dan Muhammad utusan Allah, (2) mendirikan sholat, (3) mengeluarkan zakat, (4)berpuasa dibulan ramadhan, dan (5) melaksanakan ibadah haji ke Baitullah bagi yang mampu (HR. Bukhari Muslim)

Rukun Haji

Rukun Haji adalah kegiatan yang wajib dilaksanakan dalam ibadah haji, jika salah satunya ditinggalkan maka hajinya batal. Rukun-rukun haji sebagai berikut:

  1. Ihram
  2. Wukuf di Arafah
  3. Tawaf Ifadhah
  4. Sa’I antara Shafa dan Marwah
  5. Tahalul (memotong rambut)
  6. Tertib

Wajib Haji

Wajib haji yaitu hal-hal yang harus dilakukan dalam ibadah haji. Jika ditinggalkan maka wajib diganti dengan dam/fidyah. Wajib haji tersebut sebagai berikut:

  1. Berihram pada miqat zamani dan makani yang telah ditentukan
  2. Mabit di Muzzdalifah setelah wukuf di Arafah
  3. Melontar jumrah
  4. Mabit di Mina pada malam hari-hari tasyriq (11, 12, 13 dzulhijjah)
  5. Menjauhi segala yang diharamkan bagi orang yang sedang berihram
  6. Tawaf Wada

Syarat Haji

Adapun syarat sah haji adalah sebagai berikut:

  1. Islam
  2. Berakal
  3. Baliq (Tamyiz)
  4. Ihram dari miqat Makani
  5. Memenuhi seluruh rukun haji

Sunnah Haji

Penertian Sunnah Haji adalah seesuatu yang jika kita lakukan akan mendatangkan pahala dari Allah dan jika kita tinggalkan tidak membatalkan haji. Berikut ini beberapa sunnah haji yang dianjurkan:

  1. Mandi sunnah menjelang ihram
  2. Shalat sunnah ihram sebanyak 2 rakaat
  3. Membaca talbiayah, shalawat Nabi dan doa
  4. Mencium hajar aswad
  5. Sholat sunnah di Hijir Ismail
  6. Shalat sunnah di maqam Ibrahim
  7. Berdoa di Multazam
  8. Minum air zamzam

Jenis-jenis Haji

Ada tiga jenis pelaksanaan ibadah Haji, yaitu:

  1. Haji Tamattu; Haji tamattu adalah melaksanakan umroh terlebih dahulu di bulan-bulan haji, kemudian mengenakan ihram lagi untuk melaksanakan manasik haji. Jenis haji inilah yang mudah dilaksanakan oleh jamaah haji Indonesia. Jamaah haji yang mengerjakan haji tamattu wajib membayar Dam atau berpuasa sepuluh hari, tiga hari di waktu haji (di tanah suci) dan tujuh hari setelah kembali ke tanah air.
  2. Haji Ifrad; Haji Ifrad adalah berihram dan berniat dari miqat hanya untuk haji. Dengan kata lain mengerjakan haji terlebih dahulu lalu mengerjakan umroh. Untuk jamaah Indonesia cukup sulit, khususnya yang tidak terbiasa mengenakan kain ihram. Sebab semenjak tiba di Mekkah mereka tidak boleh melepas kain ihram hingga tiba hari raya Idhul Adha atau setelah pelontaran jumroh. Jamaah haji ini tidak diwajibkan membayar Dam.
  3. Haji Qiran; Haji qiran adalah melaksanakan haji dan umroh dengan satu kali ihram. Artinya bila seseorang memilih jenis haji ini maka ia berihram dari miqat untuk haji dan umroh secara bersamaan. Jamaah yang melakukan haji qiran wajib memotong hewan kurban.

Niat Haji

Niat Haji Tamattu dan Ifrad

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ حَجًّا
Labbaik Allahumma hajjan
“Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk menunaikan haji”.

Niat Haji Qiran

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ حَجًّا وَ عُمْرَةً
Labbaik Allahumma hajjan wa ‘umratan
“Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk menunaikan haji dan umroh.”

Ya Allah haji kan aku di tahun ini ……
Haji; Hukum, Rukun, Wajib, Syarat, dan Sunnah Haji – umrohalhijaz.com

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Assalaamu alaikum wr wb, Kepada para calon jamaah umroh PT Alhijaz Indowisata yang dimuliakan Allah swt,….. Kabar Gembira …..untuk keberangkatan PERIODE tahun 2017 dan tahun 2018..... Paket-paket telah tersedia .....Segera daftar sebelum kehabisan Seat.....Klik Jadwal (Menu) diatas