IBADAH HAJI ini merupakan terapi dan sesuatu yang menyenangkan bagi tubuh dan jiwa.

PARA ilmuwan Neuro-Linguistic Programming (NLP) berpendapat bahwa yang menghancurkan kekuatan manusia adalah banyaknya kecemasan dan masalah-masalah yang dihadapi dalam hidupnya, dan bahwa cara terbaik untuk mengembalikan keseimbangan baginya adalah dengan mengosongkan “muatan-muatan negatif” yang bertumpuk itu dengan menyikapi berbagai peristiwa yang dialaminya.

Proses pengosongan ini adalah penting dan perlu agar manusia dapat hidup dengan lebih baik dan dapat menginvestasikan energinya lebih baik. Ternyata Ibadah Haji adalah cara terbaik untuk merealisasikan hal ini.

Firman Allah:

(لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ) [الحج: 28].

“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah, pada beberapa hari yg telah ditentukan …..….”.
(Al-Hajj [22] : 28)

Perjalanan Ibadah Haji benar-benar merupakan aktivitas olah-raga yang terbaik. Selama melaksanakan Ibadah Haji, seorang Muslim melakukan kegiatan olah raga berjalan, bermeditasi dan berkonsentrasi. Semua kegiatan ini berguna bagi tubuh. Beberapa kajian Islam menegaskan bahwa perjalanan Ibadah Haji meningkatkan kekuatan sistem kekebalan tubuh dan memberikan lebih banyak kekuatan dan kesehatan.

Dalam ayat al-Quran terdapat isyarat bahwa bumi ini bulat seperti bola dan bukannya datar. Allah SWT telah memerintahkan Nabi Ibrahim AS untuk menyeru umat manusia guna memenuhi seruan Allah untuk menjalankan Ibadah Haji :

(وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ) [الحج: 27]

“Dan serulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh”.
(Al-Haj [22] : 27).

Mukjizat al-Quran tampak dalam penggunaan ungkapan ;
(يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ)

‘….datang berjalan dari
segenap penjuru ‘yang dalam’ ”.
Al-Quran tidak menggunakan ungkapan :
(من كل فج بعيد)،

…dari segenap penjuru ‘yang jauh’.

Perkataan (عَمِيقٍ) ‘dalam’; menunjukkan bahwa terdapat kedalaman yang berbeda di atas permukaan bumi.

Para ilmuwan mengatakan bahwa berjalan dan berjalan dengan cepat (joging) merupakan pekerjaan yang paling penting untuk mencegah berbagai penyakit, terutama penyakit jantung, kolesterol, diabetes, tekanan darah tinggi, dan obesitas, dan ini semua merupakan penyakit masa kini. Jika kita renungkan kegiatan Ibadah Haji ini, kita dapatkan bahwa ibadah ini sarat dengan manfaat medis.

Untuk itu dapat kiranya dikatakan bahwa perjalanan Ibadah Haji secara keseluruhan adalah sarana penyembuhan.

IBADAH Haji akan memberi seorang Mukmin yang melaksanakannnya dengan sempurna kekuatan yang luar biasa yang bersumber dari aktivitasnya melakukan berbagai kegiatan Ibadah Haji. Di antaranya ada pekerjaan yang dilakukan secara terus menerus, seperti tawaf dan bersa`i antara bukit Safa dan Marwah, shalat, melempar jumrah, wuquf di Arafah, dan berpindah-pindah lokasi yang berbeda selama melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut.

Oleh karena itu, seseorang yang melaksanakan Ibadah Haji merasakan adanya kekuatan yang sangat besar yang timbul dari dalam tubuhnya karena adanya berbagai tempat untuk melaksanakan berbagai ibadah, di samping banyaknya jumlah manusia yang ia temui. Dengan demikian, Ibadah Haji seakan-akan seperti kegiatan “memformat” kembali jiwa manusia, mengosongkan seluruh isinya, termasuk dari berbagai virus.
Untuk itu Rasulullah SAW bersabda :
“Barangsiapa melaksanakan Ibadah Haji dan ia tidak berbuat keji dan dosa maka dia kembali (ke kampung halamannya) seperti hari ketika dilahirkan oleh ibunya”.
( Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Ketika mereka melaksanakan Ibadah Haji atau Umrah dan secara tulus memasang niat sebelum minum air Zamzam yaitu memohon kesembuhan kepada Allah SWT, terbukti mereka disembuhkan oleh Allah SWT. Untuk itu dapat kiranya dikatakan bahwa perjalanan Ibadah Haji secara keseluruhan adalah sarana penyembuhan.

Rasulullah SAW. bersabda :
“Air Zamzam menurut niat orang yang meminumnya”. (Hadis riwayat Ibnu Majah).

Gambar molekul air yang diperlihatkan oleh ilmuwan Jepang, Masaru Imoto yang mengatakan, “Air Zamzam mempunyai keistimewaan dengan adanya energi terapis yang dapat mengobati berbagai penyakit”. Berbagai studi telah menunjukkan bahwa ayat-ayat suci Al-Quran yg dibacakan ketika meminum air Zamzam, energi terapisnya menjadi bertambah dan sistem molekulnya berubah menjadi semakin teratur.

Orang yang melaksanakan Ibadah Haji akan mendapatkan bahwa ibadah ini merupakan sebuah perjalanan yang penuh kegiatan bermeditasi, merenung, berintrospeksi, dan berdoa kepada Allah.

Angka tujuh memiliki arti penting dalam ritual Ibadah Haji. Kita bertawaf di sekitar Ka`bah sebanyak tujuh kali, bersa`yi di antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali, melontar jumrah dengan tujuh kerikil, … dan dalam salat kita menghadap arah kiblat.
Yang luar biasa adalah bahwa kata (القبلة) ‘kiblat’ dalam Al-Quran disebutkan sebanyak tujuh kali.
Semoga bermanfaat bagi umat Islam sedunia.

وَاللّٰهُ تَعَالَى اَعْلَمُ.

Sumber dari : Berita Umat Islam/Islampos.
“Rahasia Ibadah Haji Yang Disebutkan Al-Qur’an”.

SEHAT DAN GEMBIRA DENGAN HAJI

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Assalaamu alaikum wr wb, Kepada para calon jamaah umroh PT Alhijaz Indowisata yang dimuliakan Allah swt,….. Kabar Gembira …..untuk keberangkatan PERIODE tahun 2017 dan tahun 2018..... Paket-paket telah tersedia .....Segera daftar sebelum kehabisan Seat.....Klik Jadwal (Menu) diatas