Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama (Kemenag), Syafrizal Syofyan.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

Sepanjang tahun 2015, Kementerian Agama sudah memberikan sanksi terhadap 14 travel umrah nakal.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama (Kemenag), Syafrizal Syofyan, mengatakan sanksi tersebut diberikan berbeda-beda, sesuai kesalahannya.

Dalam kofrensi pers di kantor Setjen Kemenag, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2016), ia menyebutkan ada empat perusahaan yang hanya diberikan peringatan tertulis.

Diantaranya PT Al Aqsa Jistru Dakwah, PT Mulia Wisata Abadi, PT Pandi Kencana Murni, dan PT Sanabil Madinah Barokah.

“Sementara itu ada juga yang mendapat sanksi pencabutan izin operasionalnya dan tidak berlaku lagi,” katanya.

Perusahaan yang dicabut izinnya diantaranya PT Mediterrania Travel, PT Mustaqbil Lima, PT Ronalditya, PT Kopindo Wisata.

Kemudian, PT Catur Daya Utama, PT Hulo Saqdah, PT Meccadina, PT Gema Arofah, PT Wisata Pesona Nugraha, dan PT Assuryaniyah Cipta Prima.

Ia mengimbau, agar masyarakat ke depan lebih berhati-hati dalam memilih perusahaan yang menyediakan jasa untuk memfasilitasi ibadah haji dan umrah.

Selain itu massyarakat juga tidak mudah tergiur dengan harga murah atau kecepatan waktu berangkat yang ditawarkan.

“Calon jemaah harus memastikan bahwa travel yang akan dipilih, terdaftar di Kementerian Agama,” katanya.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Sumber Tribun

Kementerian Agama
Jakarta Pusat
Syafrizal Syofyan
Berita TerkaitIbadah Haji 2016

 

Catat 14 Perusahaan Travel Haji dan Umroh Ini Sudah Diberi Sanksi Kementerian Agama

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Assalaamu alaikum wr wb, Kepada para calon jamaah umroh PT Alhijaz Indowisata yang dimuliakan Allah swt,….. Kabar Gembira …..untuk keberangkatan PERIODE tahun 2017 dan tahun 2018..... Paket-paket telah tersedia .....Segera daftar sebelum kehabisan Seat.....Klik Jadwal (Menu) diatas